Monthly Archives: September 2013

Awal Pekan, Harga Emas Antam Melonjak Rp 11.000

Harga emas logam mulia di PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini kembali mengalami kenaikan setelah akhir pekan lalu merosot Rp 9.000 per gram. Sementara harga emas dunia cenderung masih bergerak variatif.

Seperti dikutip dari situs logam mulia, Senin (9/9/2013), harga emas terkecil dijual Rp 561.000 per gram, naik Rp 11.000 per gram dibanding perdagangan akhir pekan kemarin.  Antam mencatat semua ukuran logam mulia tersedia, kecuali ukuran 500 gram.

Sementara harga pembelian kembali (buyback) untuk setiap gram emas produk Antam dipatok Rp 496.000 per gram, naik Rp 1.000 per gram dibanding perdagangan akhir pekan kemarin.
Continue reading

Rupiah makin lemah, bank hati-hati kelola valuta asing

Nilai tukar rupiah terus melemah dalam beberapa hari terakhir. Bahkan mendekati kisaran Rp 11.000 per USD di pasar uang. Melihat kondisi tersebut, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo meminta komitmen para bankir untuk bersama-sama menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

“Saya imbau, nilai tukar harus disupport oleh mitra kerja, eksportir untuk suplai dana,” ucap Agus Marto di Hotel JW Marriott, Selasa (21/8).

Mantan Dirut Bank Mandiri ini juga meminta para bankir bersiap diri dan semakin berhati-hati dalam mengelola dana valuta asing (valas). Sikap kehati-hatian sangat penting agar pengelolaan dana valas tidak salah penggunaan atau salah perhitungan (missmatch).

“Jaga aset, utang luar negeri dijaga. Itu semua terus kita (Bank Indonesia) komunikasikan. Juga hubungan dengan nasabah tetap dijaga. Ini negara kita. Masa depan negara kita di tangan kita juga. Kita pastikan ekonomi tetap terjaga. Kita yakinkan akan jaga nilai tukar, sesuai fundamental ekonomi negara kita, tegas Agus.

Dalam menjaga stabilitas nilai tukar, lanjut Agus, bank sentral tidak hanya aktif di pasar uang baik valas dan pasar surat berharga negara (SBN), namun juga mengarahkan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) agar tetap terjaga (Sustain). Menurutnya, tantangan perekonomian Indonesia masih sangat besar mengingat kondisi perekonomian global masih bergejolak.

Kita ada challenge (tantangan) internal kita di NPI. Ada tantangan. Ada defisit, transaksi berjalan meningkat 4,4 persen dari PDB. Kita pahami memang baru di bulan Juni ada penyesuaian harga BBM (bersubsidi) sehingga fiskal jadi lebih sehat, karena penurunan impor BBM, tutupnya.

Menurut data Bank Indonesia, Rupiah hari ini dibuka di level Rp 10.723 per USD atau melemah dari hari Selasa (20/8) yang berada di level Rp 10.504. Sementara nilai tukar di beberapa bank sudah mencapai level Rp 11.000 per USD. Menurut situs resmi Bank Mandiri, nilai tukar rupiah terhadap USD yang berlaku di bank tersebut adalah Rp 10.700 untuk beli dan Rp 11.257 untuk jual. Nilai yang berbeda berlaku di Bank Central Asia, dalam situs resminya, BCA memberlakukan harga Rp 10.900 untuk beli dan Rp 11.300 untuk jual.

Sumber : merdeka.com

Harga Emas Pekan Ini Naik Atau Turun Ya? Cek di Sini..

Harga emas pekan lalu tercatat merosot selama tiga hari berturut-turut. Namun sepanjang Agustus, harga emas tercatat meningkat sebesar 6,3%.

Head Research and Analyst Monex Ariston Tjendra memprediksi harga emas masih bisa bergerak antara US$ 1.360- US$ 1.430 per ounce. Pergerakan harga emas masih akan dipengaruhi data-data Amerika Serikat (AS) terkait isu tapering dan aksi militer ke Suriah.

Tekanan turun terhadap harga emas bisa didapat dari hasil data ekonomi AS yang membaik yang akan banyak dirilis pekan depan seperti data ISM PMI manufaktur dan non manufaktur, data neraca perdagangan dan data tenaga kerja yaitu data ADP non farm payroll, data klaim tunjangan pengangguran, data non farm payroll dan data tingkat pengangguran.
Continue reading